Perpuluhan (Tithing)

Aug 04, 2009 No Comments by admin

Seringkali kita mendengar tentang perpuluhan tetapi terkadang kita sebagai orang Kristen seringkali lupa atau mungkin menyepelekan makna dari perpuluhan itu sendiri.


Sebenarnya konsep dari perpuluhan itu sudah ada sejak jaman perjanjian lama, contohnya adalah saat Abram memberikan perpuluhan kepada imam Melkisedek (Kejadian 14:18-20).


Kenapa perpuluhan itu penting?


Perpuluhan ini adalah salah satu perintah yang diberikan dari Tuhan untuk umatNya, bukan suatu anjuran yang kita bisa pilih untuk taati atau tidak (Imamat 27:30 dan Ulangan 14:22). Jadi dari hasil kerja atau pendapatan kita, sepersepuluh adalah persembahan yang wajib kita berikan di hadapan Tuhan sebagai tanda ucapan syukur kita atas pemberian Tuhan. Ada beberapa orang yang mengira bahwa perpuluhan itu hanya berlaku waktu jaman perjanjian lama saja. Asumsi ini tidak benar sebab Tuhan Yesus sendiri juga menegaskan lagi tentang pentingnya perpuluhan buat kita, orang orang percaya pada jaman perjanjian baru (Matius 23:23).


Perpuluhan ini juga penting buat kita supaya kita bisa mensyukuri pemberian Tuhan dan selalu ingat akan Tuhan kalau kita telah dicukupkan dengan kebutuhan kita selama ini. Amsal 3:9, mengatakan kita bisa menyenangkan dan memuliakan Tuhan Yesus lewat uang dan penghasilan yang kita miliki.


Perpuluhan juga membantu kita untuk sadar bahwa harta yang kita miliki adalah titipan dari Tuhan , sehingga kita tidak boleh bangga akan kehebatan, kepandaian atau kemampuan kita (Ulangan 8:18). Mazmur 24:1,  mengatakan bahwa segala sesuatu adalah milik Tuhan, dan kita adalah orang orang kepercayaan Tuhan yang dipercayai untuk mengelola harta yang dititipkan demi memperlebar kerajaanNya di muka bumi ini. Kedewasaan kita bisa diukur dalam hal mengelola harta titipan Tuhan, apakah kita sudah melakukannya dengan baik atau tidak?


Perpuluhan sangat penting sebagai alat yang bisa kita persembahkan untuk melengkapi pekerjaan Tuhan lewat gerejaNya. Maleakhi 3:10, mengatakan bahwa harus ada persediaan makanan di rumah Tuhan, yang bisa dipergunakan oleh gereja Tuhan untuk melakukan pekerjaan Tuhan dan memberkati orang orang di sekitar kita yang membutuhkan. Tanpa persediaan makanan tersebut, gereja gereja Tuhan akan menjadi lumpuh dalam melakukan pekerjaan Tuhan di muka bumi ini.


Perpuluhan juga membantu kita untuk tidak mencintai uang lebih dari pada Tuhan kita karena Allah kita adalah Allah yang cemburu. Lukas 18:22, mengingatkan kita akan sebuah kisah di mana seorang kaya yang merasa sudah melakukan segala perintah Tuhan, tetapi dia masih belum menang atas hartanya. Maka Tuhan Yesus menguji kemurnian hati orang kaya tersebut dengan menjual seluruh hartanya baru dia bisa mengikuti Tuhan. Ternyata orang kaya tersebut gagal dalam ujian tersebut, dia mencintai uang lebih dari pribadi Tuhan Yesus itu sendiri. Bagaimana halnya dengan diri kita, apakah kita sama seperti orang kaya tersebut atau kita mau taat akan perintah Tuhan?


Kedewasaan iman kita masing masing yang menentukan apakah kita dengan sukacita mempersembahkan perpuluhan tersebut di hadapan Tuhan atau tidak. Mari kita praktekkan sikap untuk menaati perintah Tuhan ini, dan yakini dengan iman bahwa Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhan kita.

Articles, Oikos Materials

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
Comments are closed.