Berdamai
By Daniel Ong – live sermon note
Pendahuluan
Konflik timbul karena seseorang/grup kebutuhannya atau keinginannya tidak terpenuhi.
1). Mengenal Masalah
– Tidak dapat dihindari
– Tetapi bisa diselesaikan, diperkecil, diatur (dimanage).
2). Sebab Masalah
– Komunikasi yang minim (problem komunikasi di keluarga, greja, etc)
– Merebut kekuasaan
– Tidak ada keterbukaan
– Tidak menyukai caranya (management style)
– Tidak ada kepemimpinan yang jelas
3). Indikator Masalah
– Body language
– Menginginkan kekuasaan lebih
– Perdebatan terbuka
– Tidak berjalan lancar komunikasinya
– Memberitakan/memperkatakan berita negatif
4). Masalah menjadi negatif
– Mengalihkan dari fokus utama ke yg tdk penting
– Merenungkan pikiran negatif dan merusak gambar diri
– membentuk grup suporter
– Menyebut/memanggil dgn perkataan negatif/kotor
5). Masalah menjadi positif
– Mencari solusi dari konflik
– Menjadi dewasa dan skilful waktu konflik diselesaikan
– Merasa lega/lepas dari stress dan kekhawatiran
– Belajar mengenal orang lebih baik
6). Mengatasi konflik
Metode PEACE
P – Pray
(mat 21:22) “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan kamu akan menerimanya”
E – explore
(kej 4:5) “tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.”
A – attack problem
(flp 4:8) “jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar…”
C – collaboration
(mar 2:3)
E – expell any resentment
(mat 5:25) “segeralah berdamai degan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkab engkau kepada pembantunya…”
Refer to our audio sermon


